Wijayanti: Olahraga Tradisional Bentuk Karakter Siswa
KOTA BEKASI – Ratusan siswa sekolah dasar tampak bersemangat mengikuti Festival Olahraga Tradisional (Otrad) yang digelar di SDN Jatiranggon 1, Kecamatan Jatisampurna, Selasa (22/09/2026).
Acara ini diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Jatisampurna dan diikuti oleh 30 sekolah dasar dari wilayah setempat.
Berbagai permainan khas nusantara seperti dagongan, egrang, sumpitan, lari balok, lari terompah, hingga galasin menjadi ajang unjuk keterampilan sekaligus hiburan. Anak-anak tampak antusias mencoba permainan yang sebagian besar sudah jarang dimainkan di era digital.
Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Wijayanti, menilai kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan juga sarana pembelajaran karakter.
“Melalui olahraga tradisional, siswa belajar kerjasama, sportivitas, dan saling mendukung. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk karakter sekaligus menjaga warisan budaya yang mulai terlupakan,” ujar Wijayanti.
Festival ini diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali permainan tradisional di sekolah-sekolah. Selain melatih fisik dan motorik, kegiatan juga menumbuhkan rasa kebersamaan di antara siswa.
Dengan sorak sorai penonton, setiap permainan menghadirkan keceriaan yang sederhana namun penuh makna. Dari langkah kompak dalam lari terompah hingga tawa lepas saat mencoba egrang, anak-anak seolah menemukan kembali akar budaya yang mengajarkan kebersamaan dan kegembiraan. (HB-1).



Post Comment