KOTA BEKASI – Senyum malu-malu tampak menghiasi wajah puluhan anak yatim yang berkumpul di halaman SDN Jakasampurna 3, Rabu (24/6/2026). Mereka, sebagian berasal dari masyarakat sekitar dan sebagian lagi siswa sekolah, menerima santunan dalam suasana penuh kehangatan.
Sebanyak 43 anak yatim mendapat bingkisan dan dukungan moral dari pihak sekolah. Bukan sekadar bantuan, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang menumbuhkan rasa empati di antara siswa dan guru.
Kepala SDN Jakasampurna 3, Triyono, menegaskan bahwa santunan ini bukan hanya agenda seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian sekolah terhadap anak-anak yang membutuhkan.
“Kami ingin anak-anak merasa diperhatikan, bahwa mereka tidak sendiri. Santunan ini diharapkan bisa meringankan beban sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial bagi seluruh siswa,” ujar Triyono.
Triyono menambahkan, kegiatan santunan ini terlaksana berkat urunan yang dilakukan oleh guru sekaligus para orang tua siswa SDN Jakasampurna 3.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat menumbuhkan karakter dan rasa kemanusiaan,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya berharap dengan kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan moral maupun material.
“Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban anak-anak yatim sekaligus menumbuhkan rasa empati di kalangan siswa. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai-nilai sosial dan kepedulian,” ujar Triyono.
Di tengah riuh rendah anak-anak yang menerima santunan, suasana haru terasa. Beberapa siswa tampak menyalami teman-teman mereka yang yatim, seolah ingin berbagi semangat.
Momen sederhana itu menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya adalah tentang membangun manusia seutuhnya dengan ilmu, empati, dan kepedulian. (HB-1).